Archive for February 2009

Selamat Tinggal...


.

Hmmmm.....
Oke, sekarang saatnya untuk menarik napas, lalu dihembuskan.
Beristirahat di sela-sela aktivitas tentu saja perlu. Walau tidak boleh terlalu berlebihan dan akhirnya malah keenakan bermalas-malasan.
Buktinya sekarang.
Telah terbukti bahwa menyia-nyiakan waktu itu dapat berakibat buruk, dalam berbagai sudut pandang. Bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi orang lain dapat terbawa efeknya yang tentu saja buruk.
Kemudian buat anak-anak farmasi -khususnya deschan dan mauchan- semoga di semester ini kita bisa menjadi lebih baik dalam berbagai hal. Karena orang yang beruntung adalah orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin.
Lalu, buat tego...
Ehm... ehm... Sayonara!!!

Terlalu banyak santai


.

Liburan kali ini banyak icha habiskan dengan terlalu banyak melakukan hal yang santai, seperti membaca dan beberapa hal yang kurang berguna. Kadang-kadang tidak terasa waktu berlalu begitu cepat dan waktu yang icha lalui sama sekali tidak berbekas. Padahal waktu libur seharusnya tidak icha habiskan semata-mata hanya untuk duduk tenang di rumah atau sekedar menulis novel yang sampai sekarang tidak selesai-selesai.
Padahal sampai dimana umur kita, kita sama sekali tidak tahu. Mungkin saja kita meninggal tahun depan, bulan depan, minggu depan, besok, atau bahkan hari ini. Tapi, kebanyakan dari kita terlalu terlena dengan kesenangan. Kesenangan membuat kita terkadang lupa dengan tanggung jawab kita yang masih begitu banyak. Sedangkan pernah dikatakan bahwa umur yang kita miliki tidak akan bisa cukup untuk menyelesaikan semua kewajiban-kewajiban yang diberikan kepada kita.
Lalu, bagaimana kita bisa dicintai Allah dan masuk surga kalau kita hanya bisa bersenang-senang tanpa memikirkan kematian. Sedangkan orang-orang yang masuk surga semata-mata karena rahmat Allah swt, bukan karena amalan-amalnnya. Kebanyakan manusia akan merasa lebih dekat kepada Allah, tuhannya, jika dia berada dalam kesusahan. Meminta dengan sangat agar dia dikeluarkan dari masalah dan mendapatkan penyelesaiannya. Namun, saat diberi kesenangan manusia bisa saja menjadi lupa bahwa memiliki hak atas diri mereka.
Mungkin posting icha kali ini agak berat dibaca dan terkesan terlalu serius. Tapi, icha juga ingin mengingatkan kepada siapa saja yang membaca posting ini, bahwa tidak seharusnya kita menjalani hidup ini dengan sia-sia. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.