Archive for November 2011

Penampilan itu Penting Nggak, sih?


.


Berat badan. Ya, itu hal yang cukup sensitif jika ditanyakan kepada sebagian besar perempuan. Kebanyakan perempuan sih, katanya pengen berat badannya turun. Banyak tuh, produk yang dapat membuat berat badan menjadi “ideal” bertebaran di iklan-iklan seperti susu dan bahkan ada juga produk jamu yang kadang kurang jelas khasiatnya karena mengandung obat pencahar. Tapi, dibandingkan produk penurun berat badan, sepertinya produk penambah berat badan kurang popular. Mungkin karena konsumennya lebih sedikit, seperti saya.

Sebenarnya saya ingin sekali menambah berat badan saya kira-kira sepuluh kilogram. Tapi, susahnya bukan main. Mungkin karena saya tidak hobi makan. Kalau seringnya orang ngemil waktu belajar atau mengerjakan tugas, saya malah tidak bisa konsen jika melakukan hal itu. Ada juga yang bilang supaya mengkonsumsi coklat setiap hari –sayangnya saya eneg makan coklat banyak-banyak. Hmm, mungkin tidak ada harapan menambah berat badan untuk saat ini. Mungkin udah gen dari sononya.  Lagipula semua saudara saya badannya juga tidak jauh berbeda sari saya.

Ada banyak hal yang bisa saya syukuri. Karena apa yang kita inginkan belum tentu terbaik buat kita. Waktu SD dulu saya pendek dan agak gemuk. Kalau upacara bendera, pasti berdiri di barisan paling depan karena tidak ada yang lebih pendek dari saya. Karena itu, dengan segenap hati saya berdoa supaya saya bisa tumbuh tinggi. Ternyata doa saya terkabul. Badan saya menjadi tinggi tapi tidak berbanding lurus dengan berat badan saya. Yah, mau bagaimana lagi. Doa saya sudah dikabulkan, saya harus bersyukur. Capek kalau mengeluh terus. Saya merasa aneh dengan orang yang kalau berat badannya naik satu kilogram saja maka akan heboh sekali -padahal berat badannya masih ideal. Ada juga orang yang kalau tumbuh satu jerawat saja langsung tidak mau keluar rumah. Jujur, saya tidak mengerti mengapa bisa ada yang seperti itu.

Semoga saja kita bukan termasuk orang yang mengganggap besar masalah yang sebenarnya kecil dan menganggap kecil masalah yang seharusnya mendapat perhatian serius. Saya tidak punya hak menghakimi orang lain, toh saya juga tidak lebih baik. Tapi, setidaknya saya ingin orang tahu kalau banyak hal yang lebih penting yang bisa kita pikirkan daripada hal yang sebatas fisik saja. Masih ada aspek lain seperti akal dan rohani. Seseorang dengan tampilan luar yang biasa saja namun akhlak yang baik akan lebih disenangi oleh orang lain, daripada orang yang berpenampilan menarik namun dengan akhlak yang buruk. 

Jadilah apa yang kita inginkan selama itu juga yang Allah inginkan. Maka, kita tidak akan menyesal.

Insya Allah.

Menulis Kenangan


.


Setelah dengan cukup sukses mengucapkan selamat tinggal pada Bang Bratton dan Mas Marshall pada tanggal 2 November kemarin, akhirnya satu beban bisa terlepas juga dari pundak ini. Terima kasih pada teman-teman yang sudah membantu sehingga saya bisa lulus. Good bye skripsi! Jodoh kita sampai di sini saja. Semoga kau tenang di sana. Ups, masih ada tanggung jawab revisi. Buat teman seperjuangan saya yang tergabung dalam kelompok fenomenal ‘Tri(o)Sulfa’ yang juga sudah lama berhubungan dengan Bratton-Marshall (amikochan.red), semoga sukses buat sidang terbukanya hari senin depan. Saya berdoa yang terbaik buat anda. Wuiss, formal banget ya...

Berhubung beberapa hari ini saya membaca blog teman saya (vicam.red) yang baru saja dipublikasikan, saya mulai berpikir, sepertinya asyik juga kalau cerpen/novel yang saya buat saat SMA diposting di blog. Yah, bukan cerita yang happy ending, sih. Tapi, rasanya kalau kembali menulisnya di blog akan membuat saya kangen SMA. Saat di mana wajah masih tanpa dosa. Astaghfirullah, jadi sekarang saya semakin banyak dosa, dong? Semoga saja tidak.  Untuk itu saya akan mencoba untuk menulis kisah-kisah itu kembali, sembari mengenang masa-masa SMA. Ternyata saya sudah semakin bertambah usia dan semoga saja juga semakin dewasa. Amiiiiin…

Spesial expectation to atashi no nakama, Maulidia, semoga skripsinya lancar dan mendapat hasil terbaik. Kami bertiga (saya, deschan, dan amikochan) akan selalu mendukungmu. Let’s make dreams come true. Good luck! Ganbatte ne!