Archive for April 2011

Arti Pertemuan


.

Saat seseorang hilang dalam hidupmu, entah pergi ke tempat yang kamu ketahui atau tidak. Cerita ini tak hanya sampai di sini. Saat seseorang pergi darimu, akan hadir orang lain yang akan mengisi harimu. Walau mungkin orang itu tidak cukup baik daripada orang sebelumnya. Namun, dengan itulah kamu bisa belajar menjadi dewasa. Orang itu hanya diperkenankan hadir sekejap dalam hidupmu, agar mengajarimu sesuatu. Sesuatu yang tidak bisa kamu dapatkan dari orang lain, hanya dari orang itu.
Di saat orang itu pergi di hari di mana kamu seharusnya merasa bahagia, kamu belajar satu hal. Kamu cukup kuat untuk menghadapi hal itu. Karena perpisahan tidak akan cukup menjadi alasan agar kamu terpuruk. Kamu akan sering terjatuh. Itu tak membuatmu terlihat lemah. Saat kamu bangkit kembali, itu membuktikan bahwa kamu kuat.
Pertemuan mungkin adalah hal yang menyenangkan dan bisa juga menjadi hal menyedihkan. Menyenangkan karena seseorang hadir dalam hidupmu. Menyedihkan karena suatu saat ia akan pergi meninggalkanmu atau kamu yang akan pergi meninggalkannya. Ini hanya soal waktu dan itu pasti akan terjadi. Jika kamu tidak belajar dari setiap pertemuan dan perpisahan, kamu tidak akan pernah mengerti arti keberadaan orang lain.

*For my lovely cousin (1 Juli 2009 - 21 April 2010)

Lihat Semua Lebih Dekat


.

Teringat film Petualangan Sherina yang menjadi film favorit saat saya masih di sekolah dasar. Bahkan sampai membeli cd aslinya. Film musikal yang sangat digemari saat itu. Juga merupakan film yang sangat menarik. Saya rasa, pasti sangat sedikit sekali orang yang tidak mengenal film ini. Lagu yang paling saya sukai dari film ini adalah lagu yang diputar pada akhir film dan saya  tidak tahu judulnya. Hingga satu minggu lalu saya mencari lagu tersebut dan mendapatkannya. Begini liriknya:


Bila kita dapat memahami
Matahari menemani
Kita dalam kehangatan
Hingga sang rembulan bersenandung

Menina bobokan seisi dunia
Dalam lelap setia
Tanpa terpaksa

Bila kau dapat mengerti
Sahabat adalah setia
Dalam suka dan duka
Kau 'kan dapat berbagi rasa
Untuknya

Begitulah seharusnya
Jalani kehidupan
Setia....setia...setia
Dan tanpa terpaksa

Mengapa bintang bersinar
Mengapa air mengalir
Mengapa dunia berputar

Lihat sgalanya
Lebih dekat
Dan kau akan mengerti


Dalam persahabatan, banyak hal yang akan kita lalui. Mulai dari hal yang menyenangkan sampai hal yang menyedihkan. Kadang kita tertawa, kadang marah, kadang bingung, kadang sedih dan bahkan mungkin kita bisa menangis. Namun, persahabatan itu adalah sesuatu yang indah. Suatu ikatan hati antar manusia yang bahkan dapat berlangsung bertahun-tahun, hingga waktu yang sangat lama. Berbeda dengan hubungan antara pria dan wanita tanpa ikatan yang mengatasnamakan cinta yang bisa saja putus kapan saja. 


Cinta seperti itu hanya akan bertahan dalam waktu yang singkat. Namun, dalam persahabatan kita mengenal kasih sayang. Rasa itu bukanlah sesuatu yang menggebu-gebu seperti cinta, tapi adalah rasa yang lebih tenang dan menyejukkan. Dikatakan kekuatan terbesar dari kasih sayang adalah memaafkan.  Walaupun kadang sahabat kita melakukan kesalahan, tidak pernah ada cukup alasan untuk kita membencinya. Karena kita sudah berada dalam ikatan kasih sayang.


Pada lagu tersebut juga dikatakan bahwa dalam menjalani kehidupan kita harus setia dan tidak ada rasa keterpaksaan. Kadang kita bertengkar dengan seseorang. Kita merasa kitalah yang paling benar dan dia salah. Kita perlu melihat suatu masalah dari berbagai sisi. Jangan hanya mementingkan pendapat kita, namun lihat juga dari sudut pandang orang lain. Kita bisa mengenal seseorang dengan melihat semuanya lebih dekat. Tidak semua orang seperti kita dan mengerti apa yang kita inginkan. Untuk menyentuh hati maka kita harus gunakan hati. Senyuman dari hati akan diterima dengan hati pula. Begitulah persahabatan dimulai.


Beruntunglah orang yang memiliki sahabat, seseorang yang mengerti diri kita dengan baik. Walau kadang menyebalkan dan membuat kita marah, semua itu tidak akan mengubah arti persahabatan. Hal yang diperlukan untuk mengatasi semua itu adalah dengan melihat lebih dekat, ke dalam hati sahabat kita. Dan kita akan mengerti.


*Untuk sahabat-sahabatku yang telah mengisi hari-hariku hingga hari ini...
Ana uhibukafillah... ^_^ 

Cukup Hanya Satu


.

Mengagumi seseorang yang mungkin dia tidak menyadari hal tersebut. Bagaimana rasanya?  Seseorang yang begitu luar biasa dengan segala hal yang bahkan tidak disadarinya. Sikapnya yang selalu optimis, cerdas, selalu ingin tahu, apa adanya, dan bahkan juga menyukai warna biru seperti saya. Itu yang membuat saya menyukainya pada awalnya. 


Jauh sebelum pertemuan itu, pada bulan Oktober 2010, citra yang saya tangkap dari dirinya adalah orang yang keras dan sepertinya agak menyeramkan. Tipe yang saya hindari dan baru pertama kali saya temui. Tidak ada yang sama seperti dirinya. Saya kurang bersemangat saat kami akan bertemu. Namun, setelah mengenalnya ternyata dia orang yang luar biasa. Seorang yang cuek namun juga perhatian, sangat kontradiktif. Saat saya mengirimkan pesan melalui ponsel kepadanya, sepanjang apa pun sms saya hanya akan ditanggapi dengan jawaban yang sangat singkat. Hanya satu kata saja atau dua kata itu sudah cukup baginya. Namun, di saat bertemu dia akan melontarkan humor-humor segar dan bahkan sangat perhatian. Seseorang yang tidak bisa saya mengerti hingga hari ini.


Besok dia akan berangkat meninggalkan kota ini untuk cita-citanya. Dia pernah memaparkan visi misi hidupnya. Sungguh sangat luar biasa. Dia mengatur apa yang harus ia lakukan dan target-target apa saja yang ingin ia capai. Seseorang yang memiliki rencana hidup yang matang. Kadang ada orang yang ingin hidupnya mengalir seperti air, suatu alasan yang dibuat karena orang tersebut tidak mempunyai tujuan yang jelas dalam hidupnya. Dia pernah mengatakan, jika kita tidak mengatur untuk apa waktu milik kita akan kita habiskan, maka orang lainlah yang akan menentukan untuk apa waktu kita akan kita habiskan.


Saya datang ke rumahnya sore tadi sebentar dan kemudian bermaksud untuk langsung pulang setelah urusan saya selesai. Mungkin untuk alasan kesopanan dia menawarkan untuk sedikit lebih lama untuk berada di rumahnya. Namun, lebih baik saya segera pulang. Bertemu dengannya hari ini, sudah cukup bagi saya. Sebenarnya saya merasa nyaman dan ingin sedikit lebih lama disana. Bagi saya, jika bersamanya walau waktu dilalui tanpa suara sudah cukup. Karena yang membuat semua lebih baik adalah kehadirannya di dekat saya. Tapi, saya tidah punya topik pembicaraan yang menarik dan saya takut dia akan bosan. 


Saya sangat berterima kasih atas segala yang ia berikan kepada saya. Semua yang bisa membuat saya menjadi lebih dekat pada Tuhan saya, Allah. Karena bersamanya membuat saya selalu mengingat Allah. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang apabila bersamanya kita akan mengingat Allah. Tentu saja orang itu sangat spesial. Semoga saya bisa menjadi seperti itu bagi orang lain. Seperti yang ia lakukan kepada saya.


Dia pernah mengatakan bahwa, salah satu cara bersyukur kepada Allah adalah berbuat baik kepada orang lain. Sudahkan saya melakukan hal itu? Kadang saya terlalu individualis, namun saya sedang mencoba untuk itu. Menjadi lebih baik lagi.


Dia juga pernah mengatakan, pertemuan ini adalah takdir Allah. Sedangkan kita akan menjadi lebih baik atau tidak adalah tergantung dari diri kita sendiri.


Terima kasih atas semuanya. Cukup satu yang saya inginkan, jangan pernah lupakan saya walau saya bukanlah orang yang spesial. 


"Ada orang yang hadir dalam hidup kita yang berlalu begitu saja. Ada yang tinggal sejenak dan meninggalkan jejak dalam hati dan kita tidak akan pernah seperti sebelumnya."


*Untuk seseorang yang begitu luar biasa dan membuat saya tidak pernah seperti sebelumnya... You are so awesome!!!